.

Masa kini tidak mungkin bisa dilepaskan dari masa lampau, karena masa itu sangat tidak mungkin bisa dipisahkan. Masa sekarang adalah produk proses sejarah, apa yang kita capai sekarang merupakan hasil usaha kita dalam rentang waktu yang cukup panjang.
Tidak ada sesuatu terjadi dengan tiba-tiba, kecuali Allah menghendakinya. Tetapi sudah menjadi surat kehidupan ini, bahwa sesuatu itu terjadi karena sebab dan ada proses waktu di dalamnya. Demikian juga dengan keberadaan aikido di tanah air kita pada saat ini.
Ketika akar sudah menggenggam dan terhujam ke tanah, maka pertumbuhan mulai terjadi dengan lokasi terpilihnya. Cukupkah sinar matahari diperolehnya, cukupkah airnya, baguskah tanah tempat bertumbuhnya adalah suatu rahasia kehidupan tumbuhan itu untuk kemudian hidup atau mati. Bila akarnya diganggu, maka pertumbuhannya terhambat atau mati. Tetapi bila daunnya dicukur, maka ia masih dapat bertumbuh walau tidak secepat pohon yang dipelihara baik pertumbuhannya.
Analogi sejarah sebagai sebuah akar pertumbuhan dipastikan telah disadari kita pada umumnya. Tetapi banyak pula orang yang mengetahui, tetapi mencoba mengaburkan sejarah untuk kepentingan pribadinya. Bahkan banyak dari mereka mencoba menghilangkan sejarah sebenarnya, padahal kita semua tahu sejarah adalah hal penting sebagai bahagian pelajaran.

Salaam.
DOJO / CABANG / WILAYAH
 
1. Dojo Terbuka Untuk Umum 
KETERANGAN:
Dojo-dojo tersebut di bawah ini adalah dojo yang terbuka untuk umum atau dojo yang terbatas penerimaannya untuk umum.
Dojo Wilayah, adalah dojo perwakilan yang membawahi dojo publik lainnya. Dojo Club adalah dojo dengan jumlah penerimaan terbatas. Dojo cabang adalah dojo yang jumlah dan sifat penerimaannya tidak dibatasi.
Dojo-dojo yang melakukan pembatasan penerimaan dengan sifat anggota homogen, tidak disebutkan di bawah ini.
 
Aiki Dojo Pusat
Jl. Nirbaya no. 19 rt 16/02 Pinang Ranti-Makasar, Jakarta Timur 13560, Indonesia
Ph/F: 62-21-877 96 141, Cp: Herda
Selasa, Sabtu, Minggu
Instruktur: Ferdiansyah, Herda, Faizal, Benny P
 
Aiki Dojo Club La-Citra
Jl. Gedung Hijau TH 1/ 1, Pondok Indah, Jakarta Selatan
Ph: 62-21-765 31 66; Cp: Bu Fatma/ Nur
Jumat (kelas anak) 19.00-20.00, Sabtu (Kelas Self Defense) 10.00-11.30
Instruktur: Ferdiansyah, Yusi Eko Yulianto
 
Aiki Dojo - Club Fitaliano
Gedung Tranka lt 2, Jl. Raya Pasar Minggu no.17; Jakarta selatan
tlp. 021-7982222; Cp: Pengurus Fitaliano
Sabtu — 14.00-16.00; Minggu — 10.00 - 12.00
Instruktur: Moko, Cheppy Hidayat
 
Aiki Dojo Club Borobudur
Hotel Borobudur
Executive Club, Squash Hall
Instruktur: Ferdiansyah, Benny P
 
Aiki Dojo Club Trisakti
Kampus A, Gelanggang Mahasiswa
Universitas Trisakti
Grogol, Jakarta Barat
Instruktur: Ferdiansyah
 
Aiki Dojo Club Stekpi
Atrium Stekpi
Jl TMP Kalibata
Instruktur: Arya Perdana
 
Aiki Dojo Cabang Jakarta Timur- Cawang
Instruktur: Imawan
 
Aiki Dojo Cabang Jakarta Selatan- Pondok Indah
Jl. Gedung Hijau TH 1/ 1, Pondok Indah, Jakarta Selatan
Ph: 62-21-765 31 66; Cp: Bu Fatma/ Nur
Selasa (Regular) 20.00-21.00, Jumat (Basic) 20.00-21.00
Instruktur: Ferdiansyah, Yusi Eko Yulianto
Aiki Dojo Cabang Jakarta Pusat-Kuningan
Pasar Festival, GMSB Kuningan
Hall C, Basement
Instruktur: Tan Kian Ing
 
Aiki Dojo Cabang Jakarta Barat
 
Aiki Dojo Club IPB, Bogor
Kampus Darmaga
Instruktur: Jimmy Okahara, Ditto
 
Aiki Dojo Wilayah Bandung- ITB
Area Olah Raga ITB, Sabuga
Instruktur: Huda Nurjanti, Anna Maria Liliana
 
Aiki Dojo Afiliasi Wilayah Medan- PLN
Instruktur: Zukhri Lubis
 
Aiki Dojo Wilayah Kalimantan Barat-Pontianak
Instruktur Bantu: M. Irwani
 
Aiki Dojo Wilayah Jawa Timur-Sidoarjo
Instruktur: Mico Chandra
 
2. Dojo Aktif dan Pernah Aktif, Tidak Terbuka Untuk Umum

Sekolah Menengah
SMU 3, Setia Budi-Jakarta Selatan
JIS (Jakarta International School), Tarogong-Jakarta Selatan
Sekolah Pendidikan Islam Al-Azhar Syifa Budhi, Cibubur
Sekolah Pendidikan Islam Al-Azhar 2, Pejaten

Perguruan Tinggi
Universitas Tarumanegara, S. Parman-Jakarta
Universitas Indonusa Esa Unggul-Kampus Emas, Jakarta Barat
Universitas Bina Nusantara, Jakarta Barat
Ukrida

Perusahaan
Bank Mandiri, Pusat-Mandiri Plaza
Bank HSBC (Hongkong Shanghai Bank Co)
BNI 46, Sekuritas
Dana Reksa
Lintasarta
BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional)
Shield Sekurity
SPD Sekurity

Institusi Negara
BAIS (Badan Intelijen Strategis), TNI- Markas Besar
AURI, MABES TNI, Cilangkap
PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian), Kebayoran Baru
Polres Mataram, NTB

Swasta Lain
Feat By Beat, Fitness Centre
American Club, Kedutaan Amerika
Mercantile Athletic Club
Kifa, Fitness Club
GOR Tanjung Duren
GOR Grogol
GOR Lebak Bulus
Morihei Ueshiba (植芝 盛平 Ueshiba Morihei?, lahir di Tanabe, Wakayama, Jepang, 14 Desember 1883 – meninggal di Iwama, Ibaraki, 26 April 1969 pada umur 85 tahun) adalah pendiri seni bela diri Jepang Aikido. Di kalangan murid aikido (aikidoka), ia dipanggil Kaiso (Pendiri), atau Osensei (Guru Besar). Keponakannya yang bernama Noriaki Inoue menjadi pendiri seni bela diri shin'ei taido yang serupa dengan aikido.

Biografi
Morihei Ueshiba dilahirkan pada tahun 1883 sebagai putra keluarga petani di Tanabe, Prefektur Wakayama.
Ia bersekolah di Sekolah Menengah Tanabe (sekarang Sekolah Menengah Pertama-Atas Negeri Tanabe Prefektur Wakayama) namun tidak tamat. Setelah sempat bekerja di kantor pajak, ia membuka toko grosir alat-alat tulis. Sambil berdagang, ia belajar seni bela diri kitō-ryū dan kenjutsu shinkage-ryū. Sewaktu mengikuti wajib militer, ia ikut serta dalam Perang Rusia-Jepang. Sekitar waktu itu pula, ia belajar mendalami seni bela diri yagyū shingan-ryū di dojo pimpinan Masakatsu Nakai.[rujukan?] Setelah selesai wajib militer, Ueshiba pindah ke Hokkaido untuk menjadi petani perintis yang membuka lahan pertanian di Desa Shirataki, Distrik Monbetsu (sekarang Engaru, Hokkaido). Sambil juga bertugas sebagai penyuluh pertanian di desa para perintis, ia mengundang Takeda Sōkaku untuk mengajarinya belajar Daitō-ryū Aiki-jūjutsu.
Ueshiba kembali ke kampung halaman pada tahun 1917 setelah mendengar ayahnya dalam keadaan kritis.
Setelah terjadi Peristima Oomoto, Aikibudō memisahkan diri dari Oomoto. Atas usaha sendiri, Ueshiba mendirikan bela diri Kōbukai (皇武会?). Setelah berganti nama beberapa kali, dojo bernama Kōbukan dibukanya tahun 1931 di Shinjuku, Tokyo. Pada 1940, Yayasan Kobukan (Isamu Takeshita menjabat direktur pertama) mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang. Pada 9 Februari 1948, seni bela diri yang dirintisnya diganti nama menjadi Aikikai (Aikibudō diteruskan oleh Noriaki Inoue).
Pada 1969, Ueshiba meninggal dunia, dan dimakamkan di Tanabe, Wakayama.
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Morihei_Ueshiba





Aikido KBAI Foundation On TV


 


 


 


 


 


 


 


KBAI Foundation (Keluarga Beladiri Aikido Indonesia Foundation)
Head Master & Chairman Ferdiansyah.Ir
www.aikidoindonesia.com


 Video : Clip 1: Clip 2: Clip 3: Clip 4: Clip 5: Clip 6: Clip 7


Aikido di liputan 6 SCTV
Pict 2: Ferdiansyah, Yokota Shihan
Pict 3: Hideo Azuma and Students, Ferdiansyah


Pict 4: Ferdiansyah, Kondo
Pict 5: Ferdiansyah, Stanley Pranin
Pict 6:Ferdiansyah, Guru Besar Karate


NewerStories OlderStories Home